Skip to main content

Khadijah - Page 9

Setelah dibebaskan, Barakah menikah dengan Ubaik ibnu Zaid, seorang lelaki dari bani Harits. Dari pernikahan ini, lahirlah Ayman ibnu Ubaid, seorang anak yang kemudian sangat disukai oleh Muhammad. Sejak kelahiran anak itu, Barakah terkenal dengan nama Ummu Ayman 'ibnu si Ayman'.

Setelah beranjak dewasa, Ayman kemudian menjadi salah seorang sahabat terdekat Muhammad Rasulullah. Ia merupakan bagian dari orang-orang pertama yang masuk Islam. Kisah kepahlawanannya dalam Perang Hunain sangat termasyhur. Abbas menulis sebuah syair tentang peristiwa itu,

Kita bertujuh telah menolong Rasulullah
Ketika semua orang lari ketakunan
Di sana, orang kedelapan menghadapi musuh sendirian
Demi Islam, tak pernah takut ia terima serangan

Lima dari tujuh orang yang tidak ikut melarikan diri pada Perang Hunain adalah keluarga Nabi, yaitu Abbas, Ali ibnu Abi Thalib, Fadhl ibnu Abbas, Abu Sufyan ibnu Harits ibnu Abdil Muththalib, dan Usama ibnu Zaid. Dua orang lainnya adalah sahabat-sahabat terdekat Rasulullah, yaitu Abu Bakar ash-Shiddiq dan Umar ibnu Khaththab. Lalu siapakah orang kedelapan yang bertempur dengan gagah berani dalam syair tersebut? Dialah Ayman ibnu Ubaid.

Sebelum menikah dengan Khadijah, Muhammad adalah pemuda yang miskin. Banyak pemuda lain yang sebaya dengannya menikmati hidup yang jauh lebih mewah dengan harta yang lebih banyak. Berfoya-foya adalah bagian dari gaya hidup mereka pada masa itu. Muhammad menyaksikan hal itu dengan tenang dan rela. Ia tidak pernah mengeluh atau menampakkan rasa iri dan dengki.

Kehidupan Muhammad tiba-tiba saja berubah. Ia menikah dengan seorang wanita terhormat yang cantik dan kaya. Muhammad, kita tahu, kehilangan ibunya ketika ia masih kecil. Dalam diri Khadijah, Muhammad mendapatkan cinta seorang istri sekaligus kasih sayang seorang ibu. Hal itu seakan menjadi kompensasi baginya.

Muhammad dan Khadijah menikmati hidup rumah tangga yang bahagia. Mereka adalah pasangan yang saling melengkapi. Sebagai seorang pemuda yang tengah berada di puncak kekuatan fisiknya, Muhammad mengambil alih semua urusan ekonomi dan kerja-kerja yang melelahkan. Khadijah mengimbanginya dengan cinta dan kasih sayang.

Akan tetapi, Muhammad bikanlah orang yang gampang dipuaskan dengan kenikmatan-kenikmatan material dan finansial. Ia mencoba untu menjelajahi dunia spiritual dan berpikir tentang penciptaan alam semesta. Kepada Khadijah, Muhammad meminta izin untuk menyendiri, merenung dan memperhatikan keagungan Tuhan serta keindahan ciptaan-Nya. Muhammad ingin menjauhi syirik dan gaya hidup permasif yang saat itu menyebar luas di Mekah. Karena itu ia memilih Gua Hira sebagai tempatnya untuk menyendiri.

Khadijah tidak terkejut dengan permintaan itu. Ia telah mempelajari kehidupan dan akhlak Muhammad jauh hari sebelum memutuskan untuk menikah dengannya. Khadijah tahu bahwa Muhammad sangat membenci perbuatan menyembah, bersujud, atau mempersembahkan kurban kepada berhala.

Comments

  1. Link ke halaman 10 kok tidak bisa

    ReplyDelete
  2. Wah, sudah sampai ke halaman 10 ya. Terima kasih atas antusiasnya. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada anda. Mungkin saat anda mengakses link ke halaman 10, saat itu kami sedang melakukan pemeliharaan halaman. Dan sekarang halaman 10 sudah bisa diakses. Selamat menikmati.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Khadijah - Page 6

4 5 6 7 8 Akhirnya, meski sempat ragu, Khadijah kemudian memutuskan untuk menikah dengan Muhammad dan mengambil inisiatif untuk meminangnya. Tetapi masih ada satu pertanyaan yang harus ia jawab: siapa yang dapat menjamin bahwa Muhammad akan menerima pinangannya? Khadijah adalah wanita yang kaya, cantik, dan berstatus sosial tinggi. Ia masih memiliki pesona bagi banyak laki-laki. Di sisi lain Muhammad bukanlah lelaki yang rakus dan gampang tergoda oleh hal-hal yang bersifat lahiriah. Tetapi, Khadijah tahu bahwa walau bagaimanapun, Muhammad tetaplah seorang pemuda. Adalah haknya untuk mencintai seorang gadis yang sebaya. Dengan mempertimbangkan hal-hal tadi, Khadijah memilih untuk menggunakan sebuah siasat. Ia mengutus seorang wanita yang ia yakini kemampuan dan loyalitasnya untuk secara diam-diam melakukan pendekatan awal kepada Muhammad. Wanita yang dipercayainya untuk mengemban tugas itu adalah Nafisah binti Umayyah yang masih kerabat dekat Muhamma...

Khadijah - Page 3

1 2 3 4 5 Muhammad memiliki kening yang lebar, dagu yang lepas dan leher yang jenjang. Dadanya bidang. Matanya indah dan lebar dengan bola mata yang hitam pekat. Giginya putih cemerlang. Agak mengherankan bahwa Khadijah memperhatikan semua itu. Ketampanan dan kegagahan Muhammad memang mampu memikat banyak orang. Tetapi, bukankah Khadijah memanggilnya untuk urusan bisnis? Tampaknya, Khadijah tertarik kepada pribadi pemudia ini. Alangkah lembutnya keindahan yang terpancar dari wajah Muhammad. Alangkah indahnya senyum tipis yang menghias wajahnya. Khadijah merasa bahwa apa yang ramai dibicarakan penduduk Mekkah tentang Muhammad bukan merupakan isapan jempol belaka. Setelah menerima tugas dari Khadijah, Muhammad bergegas menuju pamannya, Abu Thalib, untuk menceritakan tawaran kerja yang baru saja diterimanya. Abu Thalib pun turut bergembira. Ia berkata, "Ini adalah rezeki yang Allah berikan kepadamu." Hari keberangkatan pun tiba. Penduduk Mek...